Usaha pangkas rambut alias barbershop ternyata menjanjikan keuntungan dalam jumlah yang cukup besar. Padahal, modal yang dikeluarkan sendiri terbilang kecil karena hanya bermodalkan gunting serta sisir rambut. Peralatan ini pasti sering kita jumpai di rumah dan kita semua memilikinya. Sekali potong rambut sendiri akan menghabiskan waktu kira-kira 15 menit dan uang yang didapat adalah sebesar Rp10.000. Dalam sehari, seorang barbershop bisa mencukur rambut hingga 20 orang serta menghasilkan Rp200.000. Bisa kita hitung sendiri bahwa dalam satu bulan, keuntungan seorang barbershop bisa mencapai Rp6.000.000. Uang ini tentu tidak sedikit, sehingga usaha barbershop termasuk dalam usaha yang menjanjikan. Di sela waktu kosong, barbershop akan dapat mengerjakan pekerjaan lain. Keuntungan Rp6.000.000 ini didapat apabila tiap hari ada 20 orang konsumen. Jika ada lebih banyak orang yang datang untuk memangkas rambut, tentu keuntungan yang didapat akan semakin besar lagi. Pendapatan barbershop terutama akan semakin besar menjelang Lebaran, weekend serta hari liburan anak-anak. Bahkan jika usaha telah berkembang pesat, tempat pangkas rambut bisa dibuka di tempat lain alias membuka cabang.

suretybonds.com

 

Cara Memulai Usaha Barbershop

Untuk bisa memulai usaha barbershop, kita bisa menjadi  member Nasa . Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi usaha. Pangkas rambut dapat dijalankan di halaman rumah yang kosong atau bahkan di dalam ruang tamu. Lokasi usaha ini memang bisa di mana saja selama tersedia cukup ruang untuk meletakkan peralatan pangkas rambut. Lokasi yang strategis sendiri akan sangat mendukung keberhasilan usaha. Sebagai contoh adalah di lokasi yang mudah dijangkau serta mudah dilihat oleh banyak orang dari pinggir jalan raya. Misalnya adalah di dekat pasar, dekat minimarket, sekitar pemukiman penduduk, pinggir jalan yang ramai dilalui kendaraan bermotor hingga di dekat sekolah. Ruangan usaha barbershop juga harus dibuat senyaman mungkin. Bahkan walau pangkas rambut bisa dijalankan di luar ruangan, namun kenyamanan konsumen tetap harus diperhatikan. Di dalam lokasi usaha setidaknya harus ada fasilitas AC, WC umum, ruang tunggu yang nyaman dan layak, penerangan yang cukup serta kondisi ruangan juga harus dijaga agar senantiasa bersih. Kebersihan terutama harus diperhatikan, terutama dari rambut-rambut pelanggan yang berjatuhan di lantai.

 

Tenaga Kerja dan Peralatan Usaha Barbershop

Hal lain yang harus diperhatikan dalam memulai usaha barbershop ialah tenaga kerja. Tenaga kerja ini terutama harus diperhatikan apabila kita sudah mulai membuka cabang di tempat lain. Tentunya kita tidak dapat berada di dua tempat dalam satu waktu, sehingga jalan yang ditempuh adalah dengan mempekerjakan orang lain. Penting dalam merekrut tenaga kerja yang memiliki keahlian serta telah berpengalaman. Konsumen akan merasa puas saat melihat hasil cukur rambut. Hal ini akan membuat konsumen menjadi pelanggan tetap serta meningkatkan keuntungan usaha. Peralatan barbershop juga harus disiapkan secara teliti. Di antaranya adalah kaca cermin depan belakang, kursi barbershop, mesin cukur, sisir, sasak, gunting rambut, handuk kecil, pisau cukur, selimut khusus untuk melindungi tubuh konsumen dari rambut yang berjatuhan, minyak rambut serta sprayer. Masih dibutuhkan juga promosi agar ada semakin banyak orang yang mengetahui usaha kita. Bentuk promosi bisa beragam, di antaranya adalah membagikan brosur, memasang banner atau spanduk serta menggunakan pamflet. Promosi yang semakin gencar akan dapat semakin meningkatkan penjualan. Bukan tidak mungkin bahwa bisnis ini akan berkembang menjadi semakin besar ke depannya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *